hati,
tak kusangka dia sedemikian lembut
dia
begitu halus,begitu bening tak terpaut
sesekali
dia mengurung diri, untuk siap terenggut
oleh
jiwa yang kusut, dan silang sengkarut
Ah...
tapi aku percaya bahwa dunia masih punya hati.
siapa
bilang palu, peci, dan jubah tak punya hati.
siapa
bilang semat, drajat, kramat tak berhati..
mereka
adil,tegas,jujur dan berwibawa, kurang apa lagi...
lantas
mengapa gemar sekali mendustai.
katanya
berhati...
Namun
hati tetaplah hati,
bagaimanapun
juga mereka adalah serpihan sunyi ditepi sepi
hati
tetaplah hati,
mereka
selalu tak percaya diri, mungkin karena diri yang selalu angkuh dan senantiasa
meninggi,
Ah..
hati kau memang selalu berhati-hati, lantas apa yang kau cari..
apa...
hakiki, abadi..
Oh
hati sadarlah...itu hanya akan ada diangan-anganmu sendiri..
karena
disini.. yang abadi itu hanya imajinasi, dan hakiki itu sekadar ceremony.
Sleman,
7 April 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar