Kamis, 04 Januari 2018

HIPOKRIT


hati, tak kusangka dia sedemikian lembut
dia begitu halus,begitu bening tak terpaut
sesekali dia mengurung diri, untuk siap terenggut
oleh jiwa yang kusut, dan silang sengkarut

Ah... tapi aku percaya bahwa dunia masih punya hati.
siapa bilang palu, peci, dan jubah tak punya hati.
siapa bilang semat, drajat, kramat tak berhati..
mereka adil,tegas,jujur dan berwibawa, kurang apa lagi...
lantas mengapa gemar sekali mendustai.
katanya berhati...
Namun hati tetaplah hati,
bagaimanapun juga mereka adalah serpihan sunyi ditepi sepi
hati tetaplah hati,
mereka selalu tak percaya diri, mungkin karena diri yang selalu angkuh dan senantiasa meninggi,
Ah.. hati kau memang selalu berhati-hati, lantas apa yang kau cari..
apa... hakiki, abadi..
Oh hati sadarlah...itu hanya akan ada diangan-anganmu sendiri..
karena disini.. yang abadi itu hanya imajinasi, dan hakiki itu sekadar ceremony.

Sleman, 7 April 2017



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HIPOKRIT

hati, tak kusangka dia sedemikian lembut dia begitu halus,begitu bening tak terpaut sesekali dia mengurung diri, untuk siap terenggut...